KOORDINASI MEKANISME PENGADAAN TENAGA OUTSOURCING DI LINGKUNGAN WILAYAH PTA SURABAYA
KOORDINASI MEKANISME PENGADAAN TENAGA OUTSOURCING DI LINGKUNGAN WILAYAH PTA SURABAYA

Bangkalan, 18 November 2025, Rapat koordinasi pengadaan outsourcing di wilayah PTA Surabaya digelar pada pukul 08.30 WIB bertempat diruang Kesekretariatan. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan proses pengadaan berjalan sesuai aturan yang berlaku. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan operator SIRUP. Seluruh peserta hadir tepat waktu untuk memulai agenda yang telah direncanakan.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris PTA Surabaya Bapak Dr. Naffi, S.Ag., M.H. beliau menegaskan pentingnya koordinasi yang solid di antara seluruh pihak yang terlibat dalam pengadaan tenaga outsourcing. “Kita harus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengadaan,” ujar Sekretaris PTA Surabaya dalam sambutannya. Pernyataan tersebut menjadi penekanan awal sebelum diskusi teknis dimulai seluruh Pengadilan se-Jawa Timur.

Selanjutnya, PPK memaparkan kebutuhan pengadaan outsourcing untuk tahun anggaran berjalan di tahun 2025 ini memenuhi anggaran 2 bulan terkahir mulai bulan November dan Desember 2025. Penjelasan tersebut mencakup rincian lingkup pekerjaan, estimasi anggaran, serta jadwal pelaksanaan. Operator SIRUP kemudian menambahkan informasi teknis terkait proses input dan pemutakhiran data pada sistem. Para peserta memberikan pertanyaan untuk memastikan seluruh prosedur dapat dijalankan dengan tepat.
Rapat ditutup dengan kesepakatan tindak lanjut yang harus dikerjakan oleh masing-masing bagian. Sekretaris Pengadilan Agama Bangkalan meminta seluruh jajarannya untuk segera menyiapkan dokumen pendukung yang diperlukan. PPK dan operator SIRUP juga berkomitmen melakukan koordinasi lanjutan jika terdapat perubahan data. Dengan demikian, kegiatan koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran pelaksanaan pengadaan tenaga outsourcing di lingkungan PTA Surabaya khusunya di Pengadilan Agama Bangkalan.


