PA BANGKALAN MANTAPKAN INTEGRASI KEUANGAN SYARIAH DALAM RAKOR PTA SURABAYA–BSI
PA BANGKALAN MANTAPKAN INTEGRASI KEUANGAN SYARIAH DALAM RAKOR PTA SURABAYA–BSI
Pengadilan Agama (PA) Bangkalan melalui Ketua Dewiati, S.H., M.H., Panitera Dulloh, S.H., M.H., dan Sekretaris Ricky Riyyanno, S.E., S.H., M.H., menghadiri Rakor Tindak Lanjut MoU antara Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Office VIII yang digelar pada 8–9 Desember 2025 di Jambu Luwuk Convention Hall and Resort Batu, Jawa Timur. Agenda dibuka dengan rangkaian seremoni dan sambutan dari Regional CEO BSI Surabaya, Jajang Abdul Karim, yang menegaskan dukungan penuh BSI terhadap digitalisasi layanan keuangan peradilan agama. “Kami siap mempercepat modernisasi layanan keuangan syariah agar sesuai kebutuhan institusi peradilan,” ujarnya di hadapan peserta.

Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama dengan BSI merupakan bagian dari modernisasi tata kelola peradilan. Menurutnya, integrasi layanan keuangan syariah di seluruh satuan kerja penting untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan anggaran. Peserta diarahkan untuk menyelaraskan pemahaman regulasi serta menyiapkan kesiapan teknis agar implementasi di lapangan berjalan seragam.
Memasuki agenda inti, dilakukan penandatanganan MoU dan PKS serentak oleh BSI Cabang Pandaan dengan sejumlah Pengadilan Agama di Jawa Timur. Selanjutnya, BSI menyampaikan sosialisasi teknis mengenai pemanfaatan Rekening RPL Perkara, sistem penggajian pegawai, serta berbagai layanan unggulan seperti Tabungan Emas, Tabungan Haji, dan fasilitas pembiayaan syariah. Diskusi berlangsung interaktif, khususnya terkait kepatuhan regulasi dan mekanisme penerapan sistem penggajian sesuai PMK Nomor 11/PMK.05/2016.

Partisipasi aktif PA Bangkalan dalam seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan komitmen dalam memperkuat tata kelola keuangan syariah dan meningkatkan koordinasi antar satuan kerja. Melalui Rakor ini, PA Bangkalan memperoleh penguatan pemahaman terkait standardisasi layanan perbankan syariah serta pemanfaatannya dalam menunjang operasional lembaga. Rangkaian kegiatan ditutup dengan friendly match tenis pada hari kedua sebagai sarana mempererat sinergi antar Pengadilan Agama se-Jawa Timur.


