PTA SURABAYA TANDATANGANI NOTA KESEPAKATAN JAGA KETAHANAN KELUARGA DI JAWA TIMUR
Written by intan on . Posted in Berita Seputar Pengadilan
Written by intan on . Hits: 13Posted in Berita Seputar Pengadilan
PTA SURABAYA TANDATANGANI NOTA KESEPAKATAN JAGA KETAHANAN KELUARGA DI JAWA TIMUR
Pengadilan Tinggi Agama Surabaya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kepolisian Daerah Jawa Timur, dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepakatan pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Hayam Wuruk Lantai 8 Gedung Sekretariat Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Jalan Pahlawan Nomor 110 Surabaya. Penandatanganan nota kesepakatan ini bertujuan mewujudkan kepastian hukum dalam rangka menjaga ketahanan keluarga di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi lintas lembaga dalam memperkuat perlindungan hukum bagi keluarga.

Pengadilan Agama Bangkalan turut hadir dalam kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan sebagai bagian dari jajaran peradilan agama di Jawa Timur. PA Bangkalan diwakili oleh Dewiati selaku Ketua Pengadilan Agama Bangkalan. Selain itu, Panitera Sekretaris Pengadilan Agama Bangkalan juga turut mendampingi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran perwakilan PA Bangkalan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan nota kesepakatan ini.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur serta Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Bapak Zulkarnain. Turut hadir pula unsur Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, serta tamu undangan terkait lainnya. Kehadiran para pimpinan lembaga tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan keluarga. Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan secara resmi sebagai langkah awal implementasi kerja sama.

Dalam pidatonya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Bapak Zulkarnain, menyampaikan bahwa nota kesepakatan ini memiliki nilai yang sangat besar. Ia menyebutkan bahwa MoU ini dikatakan akbar karena merupakan MoU terbanyak. “Tidak kurang dari 1.080 Nota Kesepakatan yang ditandatangani secara serentak sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan keluarga,” ungkap Zulkarnain. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keseriusan dan kekuatan kolaborasi antarinstansi di Jawa Timur.


